Tags

Membangun Kebiasaan Bersyukur


Setiap orang memiliki masalah dalam hidupnya dan pernah mengalami peristiwa pahit yang membuat sedih, kecewa, bahkan putus asa. Namun beberapa orang dapat tetap merasa bahagia dan puas dengan kehidupannya, sementara ada pula yang merasa hidupnya tidak berarti atau penuh dengan penderitaan. Apakah yang sebaiknya kita lakukan agar kita dapat tetap merasa bahagia meskipun berbagai masalah datang dan pergi?
Sebagai manusia, kita tidak akan dapat mengontrol hidup kita agar selalu berjalan mulus seperti yang kita inginkan. Tetapi kita dapat mengontrol pemikiran atau persepsi kita terhadap berbagai hal yang terjadi dalam hidup kita. Mindset adalah faktor penting dalam mengarahkan pikiran, perasaan maupun tindakan kita dalam merespon berbagai kondisi. Mari kita rubah mindset atau pola pikir kita menjadi lebih positif dan penuh rasa syukur agar kita dapat selalu bahagia meskipun kita tengah berada di masa-masa sulit.

Cobalah tips merubah mindset atau pola pikir kita menjadi seperti berikut ini :

Jangan berharap bahwa hidup akan selalu berjalan seperti yang kita inginkan. Peristiwa negatif terjadi di setiap orang, meskipun orang tersebut berpikir bahwa ia selalu berbuat baik atau ia tidak layak mendapatkan hal tersebut. Penyakit, konflik, ataupun kematian adalah bagian dari kehidupan. Janganlah berpikir bahwa hidup tidak adil karena sesungguhnya cobaan dapat terjadi pada siapapun. Yang terpenting adalah bagaimana kita dapat mengambil hikmahnya dan melaluinya dengan baik.

Kebahagiaan tidak datang dari luar, melainkan dari dalam diri kita sendiri. Jangan membiarkan diri kita menggantungkan kebahagiaan pada hal-hal di luar diri kita, misalnya kita baru akan merasa bahagia ketika kita mendapatkan sesuatu dari orang lain atau meraih prestasi tertentu. Kita dapat tetap merasa bahagia dengan menghargai hal-hal kecil dalam hidup kita. Berhenti berusaha mengontrol apa yang tidak dapat kita kontrol, tetapi kontrolah perasaan kita sendiri agar tidak larut dalam kesedihan dan kekecewaan dalam merespon hal-hal di luar diri kita.

Sadarilah bahwa setiap peristiwa negatif selalu diiringi pula dengan hal-hal positif. Seperti berbagai peristiwa alam di sekitar kita, dimana kita dapat tetap menikmati indahnya bunga mawar meskipun terdapat duri, manisnya madu meskipun terdapat lebah yang dapat menyengat, atau hadirnya pelangi yang baru akan muncul setelah hujan.Dari peristiwa tersebut kita juga dapat belajar untuk menerima kedua peristiwa, baik negatif ataupun positif sebagai proses yang normal dalam hidup.

Jangan pernah berhenti berharap. Meskipun hidup tidak dapat diprediksi, namun justru disitulah menariknya kehidupan ini. Kita diberikan kesempatan untuk memiliki berbagai rencana dan imaginasi tentang masa depan kita. Berbagai kemungkinan baik itu positif atau negatif dapat terjadi di masa depan, sehingga janganlah memvonis bahwa masa depan kita akan negatif atau tidak ada harapan. Yakinlah bahwa selalu akan ada pengalaman membahagiakan dibalik peristiwa negatif yang akan terjadi di masa depan.

Hilangkan dendam dan hargailah diri kita sendiri. Ketika kita tidak dapat menyingkirkan dendam atau memaafkan masa lalu kita, maka akan sulit bagi hati kita untuk dapat bersyukur. Maafkanlah orang-orang di sekitarmu yang tidak memahami sepenuhnya apa yang kamu inginkan atau butuhkan, maafkanlah mereka karena melakukan sesuatu yang menyakitimu. Ingatlah bahwa tidak ada manusia yang sempurna tanpa kelemahan atau kekurangan, termasuk dirimu sendiri. Jauhkanlah dirimu dari orang-orang yang akan membuatmu sulit untuk dapat memaafkan masa lalu dan tinggalkanlah semua perasaan negatif tanpa membawanya ke masa depan. Ketika kita menyimpan rasa benci atau dendam, sesungguhnya hati kitalah yang akan lebih menderita karena membawa beban emosional di dalam jiwa. Selain itu, yang juga penting adalah menghargai dan mencintai diri kita dengan melihat hal-hal positif dan potensi yang kita miliki. Dengan demikian, kita akan lebih bahagia dan bersyukur dengan keberadaan dan juga kehidupan kita.

Sadarilah bahwa bersyukur memang bukan hal yang mudah, terutama untuk menjaga konsistensi rasa syukur di saat-saat sulit. Kita dapat dengan mudah bersyukur ketika peristiwa positif terjadi, namun sulit untuk mempertahankannya di saat muncul peristiwa negatif. Sadarilah bahwa untuk dapat mempertahankannya dibutuhkan usaha dari diri kita sendiri, misalnya dengan selalu mengingatkan diri kita sendiri untuk bersyukur, mencari dukungan positif dari teman baik atau keluarga, membaca informasi-informasi yang dapat memunculkan rasa syukur, atau konseling kepada psikolog. Tetapi jangan pernah tenggelam sendiri dalam kekecewaan atau keputusasaan.

Fleksibel dalam berpikir. Jika kita fleksibel dalam berpikir, maka kita akan bersedia mendengarkan saran-saran positif atau motivasi-motivasi yang diberikan oleh orang lain pada saat kita merasa jatuh. Jika kita fleksibel dalam berpikir maka kita tidak akan berhenti memiliki harapan saat apa yang sudah kita usahakan tidak membuahkan hasil, karena kita akan selalu terbuka pada cara lain atau peluang lain yang mungkin sebelumnya tidak terpikirkan atau belum kita coba.

Yakinlah bahwa berbagai peristiwa yang tidak mengenakkan adalah bagian dari proses pembelajaran untuk menjadi orang yang lebih baik. Jika kita melihat kehidupan ini sebagai sarana belajar, maka di setiap peristiwa yang terjadi, kita akan selalu menemukan hikmah positif yang dapat membuat kita bersyukur telah melewatinya. Yakinlah bahwa banyak pembelajaran justru didapat dari peristiwa-peristiwa yang menyakitkan dibanding yang menyenangkan jika kita memang dapat melihatnya secara jeli dan positif. Fokuslah pada proses pembelajaran dan hikmah yang didapat, bukan pada perasaan negatif yang dirasakan.

Demikian beberapa tips untuk dapat bersyukur dan bahagia dalam hidup. Semoga bermanfaat ☺.

1 comment:

Blogger Template by Clairvo