Tags

Menumbuhkan Self-Esteem Positif Pada Anak


Komunikasi orangtua dengan anak memiliki dampak yang besar bagi perkembangan anak. Anak akan melihat perilaku dan mendengarkan setiap perkataan orangtuanya dengan seksama. Apa yang dikatakan orangtua kepada anak akan membentuk persepsi anak terhadap hidupnya, lingkungannya, dan juga bagaimana orang sekitarnya melihat dirinya. Hal inilah yang dinamakan self-esteem atau penghargaan/penilaian diri anak terhadap dirinya sendiri. Self-esteem anak sangat penting dalam menentukan perkembangan psikologisnya hingga dewasa.

Orangtua cenderung tidak menyadari kemampuan anak untuk menangkap berbagai hal di sekitarnya. Beberapa orangtua memberikan label 'nakal', 'bodoh', 'kurang ajar', dan lain sebagainya dengan harapan bahwa anak akan jera dan merubah perilakunya. Namun jika orangtua sering melabel anaknya dengan kata-kata negatif, maka anak pun akan tumbuh menjadi anak yang rendah diri atau minder karena melihat dirinya buruk/tidak sesuai harapan orang lain. Dampak negatif lainnya adalah anak justru akan tumbuh semakin menjadi seperti apa yang selalu dilabel orangtua kepadanya. Pada saat menegur kesalahan anak dan menerapkan perilaku yang positif, cobalah untuk memfokuskan kata-kata pada permasalahan tanpa melabel anak dengan kata-kata negatif. Misalnya mengatakan, "Sehabis makan, piring gelasnya ditaruh didapur ya dek.", bukan mengatakan, "Kamu berantakan banget sih kalo makan selalu ga pernah diberesin.".

Pada saat berbicara kepada pasangan (suami/istri) mengenai anak, cobalah untuk selalu menggunakan kata-kata positif dan penuh kasih sayang, terutama jika anak berada disitu. Jika ingin berbicara lebih rinci mengenai perilaku anak yang salah/tidak baik, bicarakanlah hanya berdua dan anak tidak mendengar. Jangan pernah membicarakan tentang kesalahan anak yang satu kepada anak yang lain (kakak/adiknya) apalagi membandingkan kelebihan/kekurangannya. Selain itu, jangan pula membicarakan keburukan anak kepada orang lain di luar keluarga misalnya pembantu, pengasuh, tetangga, saudara, dan lain-lain. Janganlah segan atau gengsi untuk meminta maaf apabila orangtua melakukan kesalahan sekecil apapun kepada anak karena hal itu juga berarti kita mengajarkan kepada anak bagaimana cara meminta maaf dan bertanggung jawab terhadap kesalahan yang kita lakukan. Selain itu anak pun akan merasa dihargai perasaannya dan ia akan tumbuh menjadi orang yang juga akan menghargai orang lain.

Kata-kata yang kita ucapkan memiliki makna dan dampak yang kuat untuk anak serta dapat terus diingat dan diinternalisasi anak hingga ia tumbuh dewasa. Untuk itu orangtua harus bijaksana dalam memilih dan memilah kata-kata yang disampaikan kepada anak. Jika kata-kata dan cara komunikasi kita baik dan penuh cinta, maka hal itu akan membantu anak tumbuh menjadi individu yang memiliki self-esteem baik ketika beranjak dewasa.

Semoga bermanfaat ☺


image source :  http://www.examiner.com/images/blog/replicate/EXID52335/images/happy-kids.jpg

0 komentar:

Blogger Template by Clairvo