HIV&AIDS di Papua



Bagi masyarakat Papua, perubahan sosial dan budaya yang ada saat ini merupakan tantangan terhadap penerapan perilaku seksual yang sehat karena modernisasi telah mendorong lebih banyak masyarakat Papua untuk mencari uang melalui seks. Selain itu, salah satu dampak modernisasi yang lain adalah adanya penurunan usia remaja pertama kali berhubungan seks menjadi lebih muda dari sebelumnya.


Di Tanah Papua telah terjadi penyebaran HIV melalui hubungan seksual beresiko pada masyarakat umum (generalized epidemic), dimana ibu-ibu rumah tangga juga memiliki resiko terinfeksi HIV. Seperti gunung es, jumlah tersebut hanya yang nampak di permukaan. Tentu saja dalam kenyataannya, masih banyak lagi kasus-kasus HIV&AIDS di Papua yang tidak tercatat oleh pendataan. Modernisasi yang tidak disertai dengan informasi yang mencukupi mengenai HIV&AIDS dapat menjadi pemicu dari keadaan tersebut.

Menurut hasil penelitian Butt, 20-25% dari populasi kaum muda Papua berusia 16-29 tahun telah mengkonsumsi minuman keras, melakukan hubungan seksual, melakukan hubungan seks dengan beberapa pasangan, serta melakukan hubungan seks yang beresiko (trend pesta seks/secret sex). Prostitusi berupa pekerja seks jalanan di Papua juga menjadi hal yang mendapat perhatian khusus. Ironisnya, jika dibandingkan dengan pekerja seks asal daerah lain di luar Papua  yang bekerja di Papua, pekerja seks jalanan beretnis Papua mendapatkan upah yang cenderung lebih rendah sementara mereka justru terlibat dalam prostitusi yang paling tidak aman. Hal itu dapat terjadi karena mereka tidak terorganisir dalam suatu lokalisasi dan cenderung melakukan hubungan seks dengan pelanggannya di tempat terbuka.

Secara keseluruhan, masyarakat Papua tidak mendapatkan informasi yang cukup baik mengenai HIV&AIDS, terutama masyarakat Papua di pegunungan yang memang sulit untuk terakses oleh informasi. Meskipun sebagian dari mereka pernah mendengar kata HIV dan AIDS, namun hanya sedikit sekali yang memiliki pengetahuan mengenai jalur penularan infeksi HIV&AIDS maupun pencegahannya. 


Semoga informasi di atas bermanfaat dan membuka mata kita mengenai kondisi HIV&AIDS di Papua ☺ 



image source :  http://www.shnews.co/foto_berita/31011212_Aids%201.jpg

0 komentar:

Blogger Template by Clairvo