Gangguan Kepribadian Ganda




Pernahkah anda membaca buku berjudul Sybil (Kisah Nyata Gadis dengan 16 Kepribadian) atau 24 Wajah Billy (The Minds of Billy Milligan)? Pernahkah anda menyaksikan film berjudul Identity atau Secret Window? Semua buku dan film tersebut menceritakan mengenai gangguan psikologis yang disebut dengan gangguan kepribadian ganda.



Apakah Gangguan Kepribadian Ganda itu?

Individu dengan gangguan kepribadian ganda memiliki dua atau lebih kepribadian yang berbeda dimana sikap dan tingkah laku yang ditunjukkan individu tersebut dapat berbeda-beda tergantung pada kepribadian mana yang dominan pada saat itu. Perubahan dari satu kepribadian ke kepribadian yang lain biasanya berlangsung secara mendadak dan mengejutkan. Kepribadian-kepribadian yang muncul tidak hanya satu jenis kelamin saja dan dapat berbeda-beda usia, ras, maupun latar belakang keluarga masing-masing kepribadian meskipun kenyataannya seluruh kepribadian tersebut muncul dari satu individu. Kadangkala kepribadian yang muncul pun dapat sangat bertolak belakang, misalnya di suatu waktu muncul kepribadian yang pendiam dan pemalu, sementara di waktu yang lain muncul kepribadian yang berani dan banyak bicara.Individu biasanya tidak mengingat apa yang dilakukan oleh berbagai kepribadian ketika kepribadian-kepribadian tersebut mengambil alih dan muncul.



Apa Penyebab Munculnya Gangguan Kepribadian Ganda?

Sejauh ini penyebab gangguan ini belum diketahui secara pasti, namun berdasarkan riwayat hidup para pasien, hampir 100% dari mereka mengalami peristiwa traumatik, terutama di masa kanak-kanak, meliputi penyiksaan fisik, emosional, ataupun seksual. Peristiwa lainnya adalah menyaksikan kematian orang terdekat ketika individu masih kanak-kanak. Individu berusaha melakukan represi terhadap perasaan-perasaan traumanya atau melupakan pengalaman di masa lalu dan cenderung untuk memilih hidup dengan menciptakan fantasi-fantasi yang lama-kelamaan menjadi kenyataan dalam persepsi mereka.



Bagaimana Menangani Gangguan Kepribadian Ganda?

Penanganan untuk gangguan ini relatif sulit dan membutuhkan waktu yang lama. Semakin muda usia individu yang mengalami gangguan ini dan semakin lama gangguan itu bertahan tanpa penanganan apapun maka semakin sulit untuk diatasi. Psikiater atau psikolog akan melakukan terapi untuk menghilangkan trauma akibat pengalaman-pengalaman buruk di masa lalu. Kadangkala harus dilakukan hipnosis untuk menggali hal-hal yang direpres oleh individu tersebut. Selain itu obat antidepresan juga biasanya diberikan kepada mereka dengan dosis tertentu.

Semoga bermanfaat ☺


image source : http://skeptikai.com/wp-content/uploads/2012/06/WEBsplitpersonality.jpg

1 comment:

Blogger Template by Clairvo