Tags

Apa itu 'Kepribadian' ?


Ketika pertama kali orang lain mengetahui bahwa saya bergelut di bidang psikologi, saya sering sekali mendengar pertanyaan berupa : "Psikologi...bisa melihat kepribadian ya?". Tetapi apakah kalian telah mengetahui apakah sebenarnya kepribadian itu?
Menurut Robbins, kepribadian adalah total dari cara-cara dimana individu bereaksi dan berinteraksi dengan orang lain. Kepribadian sering digambarkan dengan trait (ciri-ciri kepribadian) misalnya pendiam, bijaksana, ramah, jujur, licik, sensitif, dan lain sebagainya.

Bagaimanakah kepribadian seseorang terbentuk?
Kepribadian dibentuk oleh faktor bawaan, lingkungan, dan situasi.
  • Faktor bawaan (struktur gen orang tua yang diturunkan ke anak) biasanya menentukan temperamen dan tingkat energi/keaktifan penampilan seseorang. Misalnya orangtua yang temperamental biasanya akan memiliki anak yang juga temperamental.
  • Faktor lingkungan adalah budaya dimana kita tumbuh, norma-norma di keluarga, pertemanan, dan kelompok sosial. Misalnya seseorang yang berasal dari Batak umumnya berbeda dengan yang berasal dari Jawa dan menunjukkan ciri khas yang berbeda sesuai nilai-nilai yang berkembang di sukunya masing-masing.
  • Faktor situasi, misalnya seseorang yang biasanya tenang kemudian dapat menjadi panik ketika berada dalam situasi yang menegangkan. Contoh lainnya adalah seseorang akan menampilkan perilaku/ciri-ciri kepribadian yang berbeda antara ketika ia berada di gereja dengan ketika ia berada di suatu club sesuai dengan konteks situasinya. Tetapi kepribadian secara umum stabil, konsisten, dan tidak berubah dalam situasi yang berbeda. Semakin sering dan konsisten suatu ciri kepribadian/perilaku seseorang muncul dalam situasi yang berbeda, maka semakin menggambarkan kepribadian yang sebenarnya dari orang tersebut.
Ada berbagai teori yang digunakan dalam menganalisis kepribadian manusia, diantaranya adalah teori The Big Five Model yang mengkategorikan kepribadian manusia ke dalam lima faktor :
  1. Extroversion : Jika seseorang memiliki tingkatan yang tinggi berarti seseorang cenderung mudah bersosialisasi dan asertif, sementara jika rendah (Introversion) berarti seseorang cenderung pendiam, pemalu, dan soliter.
  2. Agreeableness : Jika tingkatnya tinggi berarti seseorang adalah individu yang cenderung bersikap kooperatif dan hangat, sedangkan jika rendah berarti ia adalah orang yang cenderung dingin dan argumentatif.
  3. Conscientiousness : Jika tingkatnya tinggi berarti seseorang cenderung bertanggung jawab, cermat, dan terorganisir. Sedangkan jika rendah berarti ia adalah orang yang tidak terorganisir dan kurang berpendirian.
  4. Emotional stability : Jika tingkatnya tinggi berarti seseorang cenderung kalem dan tenang. Jika sebaliknya maka ia cenderung gugup, pencemas, dan mudah merasa tertekan.
  5. Openness to Experience : Jika tingkatnya tinggi maka ia adalah individu yang kreatif, penuh rasa ingin tahu, dan artistik. Jika sebaliknya, maka individu tersebut cenderung konvensional dan statis.
Kelima faktor di atas adalah dimensi-dimensi dari kepribadian manusia. Setiap individu memiliki kelima dimensi tersebut dengan tingkatan yang berbeda-beda.

Friedman dan Rosenman juga menjelaskan mengenai dua tipe kepribadian manusia secara lebih sederhana yaitu :
  • Tipe Kepribadian A : adalah individu yang berorientasi pada tindakan dan akan berjuang untuk memperoleh tujuannya, walaupun tidak jelas sekalipun. Mereka adalah tipe yang agresif, tidak sabaran, dan mudah marah atau frustasi.
  • Tipe Kepribadian B : adalah tipe yang bertolak belakang dengan tipe A, dimana mereka lebih tenang dan tidak agresif dalam mencapai tujuannya.
Namun tentunya, analisis kepribadian tidak mungkin hanya sebatas pengkategorian kepribadian, tetapi juga menggali lebih dalam mengenai seperti apa dan bagaimana dinamika kelima dimensi itu dalam diri individu mengingat setiap manusia memiliki keunikan masing-masing sehingga misalkan terdapat dua individu yang tergolong ke dalam tingkatan dimensi yang sama, tentunya masing-masing memiliki kualitas dan kompleksitasnya sendiri. Kategori di atas hanya untuk memudahkan kita dalam menganalisis kepribadian seseorang.
Semoga bermanfaat ☺


image source : http://4.bp.blogspot.com/_gQhqfarOAlQ/Sm80bG0eeFI/AAAAAAAAAAk/q5_Ap02HW0o/s320/personality1.jpg

0 komentar:

Blogger Template by Clairvo